Friday, June 06, 2003
DEMIKIANLAH
demikianlah air, mengalir menerpa batu, tetes menetes, sepi bersama aliran waktu, hingga membentuk sang batu baru.
demikianlah air, mengalir menerpa tanah, deram menerjang, riuh bersama hamparan waktu, hingga muncul sang tanah baru.
demikianlah air, mengalir menerpa wajah, cipak menyibak, dingin bersama penggalan waktu, hingga lahir sang wajah baru.
demikianlah air, menerpa hati, menerpa otak, menerpa tubuh.
demikianlah angin, mengalir menggerus membadai, meniup kesejukan, menyibak kemunafikan, menghancurkan kehidupan.
demikianlah kata.
---